sebagus-bagusnya rencana kita, namun akan lebih bagus rencana ALLAH yang diberikan untuk kita.....

Senin, 11 Oktober 2010

4 oktober 2010

Jam 14.00 tugas pemrosesan signal gue udah kelar n udah gue kumpulin ma juniarko (temen gue yang terkenal dengan sebutan ngowoh,heehheee...pisss). Selanjutnya qta ketemu rio (temen satu kamar gue di kos) n langsung tanya ”ayo nonton FTI lawan PTSP”. “nanti ja jam 3 berangkat, kan tandingnya jam setengah empat”. Langsung  ja  gue ma juniarko pergi ke HMTF(himpunan gue ini) n rio balik ke Labkom tempat dia nongkrong(ya...emang dia admin disitu). Niat awal gue pengen tidur sebentar, lumayanlah bisa tidur 1jam trus jam 3.15 tancap gas, tapi apa yang gue  bayangin malah berbeda dengan kenyataan, dihimpunan gue malah ketemu ma ucup, arga, n ika yang lagi rapat SE(study excursi cuy...) ya jadinya qta ikut nimbrung n bahas SE diiringi . “eh cepu itu ada perusahaan apa?” wah itu jelas pertanyaan buat gue yang notabene gue pernah tinggal disana selam 6 tahun, “Wah kalo ‘plant’ di cepu adanya Cuma pertamina n itu g  terlalu besar, jadi mending ke semen gresik tuban ja(wah ini semen grsik kok pindahan???), gmana?”. Langsung ja mereka pada setuju, setelah itu qta bahas tujuan yang di jawa barat n banten,karena qta pada buta akan propinsi yang ada di ujung barat pulau jawa itu jadinya pembicaraan jadi pada ngelantur sampai ke puncak kek lembang kek, dufan n taman mekar sari (ya emang yang tau itu doang). Akhirnya gue ngusulin rapat ditunda n besok bawa peta n laptop buat searching temapat rekreasi. 

Habis gue sholat ashar, faizal (kahima HMTF ini) ngingetin gue ayo nonto FTI lawan FTSP, “ok lah berangkat sekarang” sahut gue. Sepanjang perjalanan kahima gue ini selalu ngajak oarnag yang dia kenal buat ngedukung tim sepakbola fakultas gue ini. G mau kalah gue, langsung ja gue ajak rio n juniarko tapi dia masih pengen nongkrong di pak jali(kantin di jurusan gue), lansung ja gue tancap gas  pake motor kahima gue, tapi harus ngisi angin dulu gara-gara agak gembos, sampai di pos pemeriksaan SKK gue langsung nyelonong ja tanpa ikut berhenti, gue pikir bakal dikeja ya minimal di teriakin lah, Eee..ternyata g sama sekali(wah agak teledor juga petugas ini). Waktu ngisi angin gue ketemu devi temen gue di PP(pelatihan Pemandu cuy) lagi nambal ban motornya ama cowoknya. Habis itu langsung ja ke tujuan awal gue, ke Stadion ITS. Nyampe disana parkiran masih sepi karena emang masih jam 3.10, sebelum masuk qta beli otak-otak ikan(mirip otak-otak bandeng Cuma ini pake ikan tengiri). Langsung ja qta masuk stadion tanpa beli tiket(ya emang gratis,hahhaa) n langsung ke tribun utama sebelah kiri karena tribun sbelah kanan udah pada diisi ma suporter dari FTSP yang lumayan agak banyak, beda dengan FTI yang masih ada 10an sama gue n faizal. Spontan ja gue langsung sms angga mey(kadep dagri BEM FTI, yang emang mengurusi minat bakat). Kemudian kita ketemu ma maba 2010 n g lama berselang rio, juniarko n arga dateng.

Para pemain udah bersiap untuk memulai pertandingan, dengan costum kebesaran FTI MERAH dan HITAMnya FTSP. G lama berselang pertandingan antar fakultas yang tim sepakbolanya paling kuat di ITS ini dimulai. FTI yang tahun lalu menjadi juara setelah mengalahkan FTK di final dengan skor 1-0 mengambil inisiatif untuk menyerang, dengan dikomandoi kaptenya yang tak lai tak bukan adalah temen gue yang bernama Ires. G lama kemudian angga n wendy(kabiro di dagri) dateng n indy(kabiro sosma), risky(kabiro keilmiahan) n Aris (presiden BEM FTI) dateng n ikut gabung ma gue. Suasana tambah seru dengan bertambahnya hanugroho(sekretaris) n masa maba tekfis 2010. Tak mau kalah FTSP semakin memperbanyak masanya bahkan presiden BEM mereka juga turun langsung, dan mulailah yel-yel dari 2 fakultas ini. Dipenghujung babak pertama terjadi pelanggaran di depan kotak 12 pas. Suporter kedua tim pada tegang kemudian tembakan meluncur tanpa berhasil di hadang oleh kiper FTSP(Goooollllll, pikir gue) tapi tendangannya hanya membentur tiang gawang, langsung saja disambar ma Ires dengan tandukanya(Gooooollllll, pikr gue kali ini) dengan langsung mengangkat tangan, karena memang gawang udah kosong, namun sayang seribu sayangn bola untuk kedua kalinya mencium mistar gawang FTSP(siaaallllll, batin gue). Dan bola mentah berhasil di tanduk oleh FTI namun berhsil diamankan oleh kiper FTSP dan skor pun tetap 0-0.

Babak kedua yel-yel suporter semakin berbau rasis dan menimbulkan emosi. Hal ini menular juga dala permainan, permainan dilapangan cenderung lebih cepat namun lebih kasar. FTSP yang menggunakan strategi counter attack beberapa kali mengancam gawang FTI, dan offside trap yang diterapkan FTI sering kali berhasil namun gara-gara strategi ini pula yang menyebabkan counter attack membuat pemain FTSP berhasil meloloskan diri dan tinggal berhadapan dengan kiper dan dengan sedikit kocekan kekanan berhasil mengelabuhi kiper dan sedikit sentuhan membuat fakultas yang berwarna hitam ini unggul n gue sama temen hanya bisa terdiam mendengar selebrasi pemain, official dan suporter FTSP. Setelah itu serangan FTI menjadi semakin beringas namun masih kacau dan cenderung menjurus kasar, ini terbukti dengan 4 kartu kuning yang keluar dari kantong wasit yang perawakannya mirip perluigi colina wasit asal italia(kepalnya doang,,hahha). Tak lama kemudian peluit tanda berakhir pertandingan berbunyi dan gue sama temen-temen hanya bisa tertunduk lesu meninggalkan stadion(haah....kalah, wes g mbois blas..batin gue). Ya semoga saja FTI bisa bejaya di cabang lain yang dilombakan di Dies Natalis ITS yang ke-50.

Vivat FTI

FTI BERSATU, ITS MAJU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar